Seni bertanya merupakan fondasi terpenting dalam proses penggalian informasi yang mendalam dan bermakna dari seorang narasumber. Kualitas jawaban yang Anda dapatkan sangat bergantung pada seberapa piawai Anda merancang setiap kalimat tanya; pertanyaan yang disusun secara asal hanya akan menghasilkan jawaban kaku, sementara teknik yang tajam mampu membuka ruang bagi narasi menarik yang belum pernah terungkap sebelumnya.
Modul Pertemuan 7: Seni Merancang Pertanyaan
Memahami seni bertanya secara taktis memungkinkan Anda untuk mengendalikan alur percakapan tanpa terkesan mengintimidasi. Dengan menguasai metode yang tepat, Anda tidak sekadar mengumpulkan data, tetapi juga membangun jembatan emosional yang mendorong narasumber untuk bercerita lebih jujur, luas, dan informatif.
1. Pertanyaan Terbuka vs. Pertanyaan Tertutup
Dalam dunia wawancara jurnalistik, ada dua jenis bentuk pertanyaan utama yang wajib kamu pahami penggunaannya dalam seni bertanya:
A. Pertanyaan Tertutup (Closed-Ended Questions)
Pertanyaan tertutup adalah pertanyaan yang hanya membutuhkan jawaban "Ya", "Tidak", atau pilihan kata yang sangat singkat (seperti angka atau tanggal).
- Kapan Digunakan? Digunakan untuk mengonfirmasi data pasti, mengecek angka, atau memastikan fakta spesifik.
- Contoh: "Apakah lomba ini diadakan hari Sabtu?" atau "Berapa jumlah peserta yang mendaftar?"
- Risiko: Jika kamu terlalu banyak mengajukan pertanyaan tertutup, wawancara akan terasa seperti ujian lisan atau interogasi polisi!
B. Pertanyaan Terbuka (Open-Ended Questions)
Pertanyaan terbuka adalah pertanyaan yang memberi ruang luas bagi narasumber untuk menjelaskan, bercerita, mengungkapkan emosi, dan menyampaikan pandangan pribadinya. Pertanyaan ini biasanya diawali dengan kata Bagaimana dan Mengapa.
Kapan Digunakan? Digunakan saat menggali kronologi, alasan di balik kebijakan, perasaan, dan cerita latar belakang.
Contoh: "Bagaimana proses persiapan tim hingga akhirnya bisa meraih juara pertama?" atau "Mengapa aturan baru mengenai jam istirahat ini diterapkan?"
Manfaat: Menghasilkan kutipan langsung (direct quote) yang kaya emosi dan menarik untuk ditulis di berita.
2. Hindari Pertanyaan Menggiring (Leading Questions)
Salah satu kesalahan paling sering dilakukan jurnalis pemula adalah mengajukan pertanyaan menggiring. Pertanyaan menggiring adalah pertanyaan yang sudah memuat pendapat atau prasangka jurnalis, sehingga secara tidak langsung "memaksa" narasumber untuk setuju. Pertanyaan menggiring merusak objektivitas berita dan membuat laporanmu menjadi tidak adil (bias).
| Pertanyaan Menggiring (Salah / Subjektif) | Pertanyaan Netral & Terbuka (Benar / Objektif) |
| "Pentas seni sekolah sangat membosankan karena penontonnya sedikit." | "Pentas seni dihadiri sekitar 45 penonton di aula berkapasitas 200 kursi." |
| "Acara pementasan tadi sangat membosankan, kan, Kak?" | "Bagaimana tanggapan Kakak mengenai alur pementasan tadi?" |
| "Apakah Bapak setuju kalau aturan loker baru ini sangat memberatkan siswa?" | "Bagaimana dampak penerapan aturan loker baru ini terhadap para siswa?" |
| "Ibu pasti merasa kecewa dengan hasil pertandingan kemarin, bukan?" | "Bagaimana evaluasi Ibu terhadap penampilan tim di pertandingan kemarin?" |
Praktik Mandiri: Merancang Daftar Pertanyaan Berbobot
Sekarang, mari kita latih ketajamanmu dalam merancang pertanyaan. Bayangkan kamu akan mewawancarai Ketua OSIS mengenai topik "Rencana Pengurangan Sampah Plastik di Kantin Sekolah".
Tugasmu:
Susunlah daftar pertanyaan yang seimbang (terdiri dari pertanyaan konfirmasi data dan pertanyaan terbuka) serta pastikan tidak ada pertanyaan menggiring!
Lembar Hasil Praktik: Daftar Pertanyaan Wawancara
Gunakan templat di bawah ini untuk menyusun daftar pertanyaanmu:
LEMBAR KERJA: DAFTAR PERTANYAAN WAWANCARA
Nama Jurnalis : [Nama Siswa]
Narasumber : Ketua OSIS
(Topik: Pengurangan Sampah Plastik Kantin)
- Pertanyaan Konfirmasi Data (Tertutup): "......................................................................................................................"
- Pertanyaan Alasan Kebijakan (Terbuka - Mengapa): "......................................................................................................................"
- Pertanyaan Proses/Pelaksanaan (Terbuka - Bagaimana): "......................................................................................................................"
- Pertanyaan Evaluasi / Tantangan (Terbuka - Netral): "......................................................................................................................"
0 Komentar
Aturan Berkomentar:
Post a Comment