KUMPULAN TULISAN 25

Inspirasi, Kajian, dan Literasi Masa Kini

Dongeng Fabel : Kisah Monmon dan Yamyam

yoyok dwi saputro

KUMPULAN TULISAN 25

April 21, 2019 Update : May 07, 2026
Dongeng Fabel : Kisah Monmon dan Yamyam
Jangan pernah mengkhianati kepercayaan sahabat, karena persahabatan adalah ikatan suci yang harus dijaga.

CERPEN FABEL | KISAH MONMON DAN YAMYAM - Pada suatu zaman, ada seekor ayam yang bersahabat dengan seekor monyet. Si Yamyam dan si Monmon namanya. Namun persahabatan itu tidak berlangsung lama, karena kelakuan si Monmon yang suka semena-mena dengan binatang lain.

Hingga, pada suatu petang si Monmon mengajak Yamyam untuk berjalan-jalan. Ketika hari sudah petang, si Monmon mulai merasa lapar. Kemudian ia menangkap si Yamyam dan mulai mencabuti bulunya. Yamyam meronta-ronta dengan sekuat tenaga.

“Lepaskan aku, mengapa kau ingin memakan sahabatmu?” teriak si Yamyam. Akhirnya Yamyam, dapat meloloskan diri.

Ia lari sekuat tenaga. Untunglah tidak jauh dari tempat itu adalah tempat kediaman si Kepiting. si Kepiting merupakan teman Yamyam dari dulu dan selalu baik padanya. Dengan tergopoh-gopoh ia masuk kedalam lubang rumah si Kepiting. Di sana ia disambut dengan gembira.

Lalu Yamyam menceritakan semua kejadian yang dialaminya, termasuk penghianatan si Monmon.

Mendengar hal itu akhirnya si Kepiting tidak bisa menerima perlakuan si Monmon. Ia berkata,

“Mari kita beri pelajaran si Monmon yang tidak tahu arti persahabatan itu.”

Lalu ia menyusun siasat untuk memperdayai si Monmon. Mereka akhirnya bersepakat akan mengundang si Monmon untuk pergi berlayar ke pulau seberang yang penuh dengan buah-buahan.

Tetapi perahu yang akan mereka pakai adalah perahu buatan sendiri dari tanah liat. Kemudian si Yamyam mengundang si Monmon untuk berlayar ke pulau seberang.

Dengan rakusnya si Monmon menyetujui ajakan itu karena ia berpikir akan mendapatkan banyak makanan dan buah-buahan di pulau seberang.

Beberapa hari berselang, mulailah perjalanan mereka. Ketika perahu sampai di tengah laut, Yamyam dan kepiting berpantun. Si Yamyam berkokok “Aku lubangi ho!!!” si Kepiting menjawab “Tunggu sampai dalam sekali!!”

Setiap kali berkata begitu maka si Yamyam mencotok-cotok perahu itu. Akhirnya perahu mereka itu pun bocor dan tenggelam.Si Kepiting dengan tangkasnya menyelam ke dasar laut, sedangkan Si Yamyam dengan mudahnya terbang ke darat. Tinggallah Si Monmon yang berteriak minta tolong karena tidak bisa berenang. Akhirnya iapun tenggelam bersama perahu tersebut.

Analisis Unsur Intrinsik Cerita

1. Judul Cerita
Kisah Monmon dan Yamyam (Pembalasan atas Pengkhianatan)
2. Tema
Pengkhianatan dalam Persahabatan dan Akibat dari Sifat Serakah.
Alasan: Cerita ini berfokus pada rusaknya hubungan persahabatan karena sifat Monmon yang semena-mena dan rakus, yang akhirnya memicu aksi pembalasan dari pihak yang dikhianati.
3. Tokoh / Penokohan
  • Yamyam (Ayam): Setia kawan namun menjadi korban pengkhianatan. Ia memiliki keberanian untuk meloloskan diri dan cerdik dalam menyusun strategi pembalasan.
  • Monmon (Monyet): Antagonis yang memiliki sifat semena-mena, rakus, tega mengkhianati sahabat demi perutnya sendiri, dan kurang waspada terhadap tipu daya.
  • Kepiting: Teman yang setia, penolong, dan solidaritasnya tinggi. Ia menjadi otak di balik siasat untuk memberi pelajaran kepada Monmon.
4. Latar (Setting)
  • Tempat: Hutan (tempat awal berjalan-jalan), lubang rumah Kepiting (tempat berlindung dan menyusun rencana), dan di tengah laut (tempat eksekusi rencana).
  • Waktu: Petang hari (saat Monmon lapar) hingga beberapa hari kemudian (saat perjalanan berlayar).
  • Suasana: Awalnya mencekam dan penuh ketegangan (saat Yamyam hendak dimakan), kemudian berubah menjadi penuh siasat dan berakhir tragis bagi tokoh antagonis.
5. Alur (Plot)
Alur Maju.
Dimulai dengan pengenalan persahabatan yang retak, munculnya konflik saat Monmon mencoba memakan Yamyam, pelarian Yamyam ke rumah Kepiting, penyusunan siasat, hingga klimaks di mana perahu tanah liat bocor dan menenggelamkan Monmon.
6. Sudut Pandang
Sudut Pandang Orang Ketiga Serba Tahu.
Pengarang menceritakan perilaku buruk Monmon, rintihan Yamyam, hingga percakapan rahasia antara Yamyam dan Kepiting saat menyusun rencana.
7. Amanat
  • Jangan pernah mengkhianati kepercayaan sahabat, karena persahabatan adalah ikatan suci yang harus dijaga.
  • Sifat serakah dan semena-mena terhadap sesama makhluk hanya akan membawa petaka bagi diri sendiri di kemudian hari.
  • Setiap perbuatan buruk akan mendapatkan balasan yang setimpal (hukum tabur tuai).
  • Kebersamaan dan kecerdikan dapat mengalahkan kekuatan yang disalahgunakan.
Anda telah menyelesaikan 10 dari 45 Dongeng Fabel Pilihan
20%

Baca Fabel lainnya ?

0 Komentar

Aturan Berkomentar:

  • Gunakan bahasa yang sopan dan santun ya.
  • Tanya atau komentar yang nyambung dengan materi.
  • Jangan titip link iklan atau jualan.
  • Hargai teman dan jangan saling mengejek.
  • Admin akan cek komentarmu sebelum ditampilkan agar diskusi kita tetap seru!

Post a Comment